Iklan

Dishub tanjab barat Pasang Portal dan CCTV untuk membatasi Truk yang melebihi Tonase

Jumat, 02 Januari 2026, Januari 02, 2026 WIB Last Updated 2026-01-02T04:02:06Z
masukkan script iklan disini
TANJAB BARAT– Mengantisipasi  kerusakan jalan , Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) telah memasang portal yang dilengkapi sistem CCTV di ruas jalan Semau-Jambi, yang menghubungkan arah Kuala Tungkal dan sebaliknya. Langkah ini bertujuan untuk membatasi akses kendaraan truk yang melebihi batas tonase dan dimensi yang ditetapkan.

 

Plt Kepala Dishub Tanjabbar Agus Sumantri, SH. I. MH. menjelaskan, Portal itu dipasang untuk mengantisipasi agar truk yang melebihi tonase dan dimensi dibatasi untuk melintas. Dengan adanya portal tersebut, bisa mencegah terjadinya kerusakan jalan dan jembatan yang diakibatkan kerapnya kendaraan bertonase tinggi yang keluar masuk," ujar Agus pada hari Kamis.(1/1/26). 

 

Menurutnya, pemasangan portal ini merupakan bentuk tanggapan langsung terhadap permintaan masyarakat yang telah mengadu mengenai banyaknya kendaraan bertonase tinggi yang keluar masuk. 

 

"Hal itu dilakukan untuk menjaga  kondisi jalan agar tetap bertahan lama. Portal itu dibuat juga dikarenakan adanya permintaan dari masyarakat" jelasnya.

 

Sistem CCTV yang terpasang pada portal akan berfungsi untuk memantau setiap kendaraan yang melintas dan mendeteksi jika ada yang tidak sesuai dengan standar kapasitas jalan. Seluruh aktivitas akan terekam secara jelas sebagai alat bukti bagi pihak berwenang dalam penindakan.

 

"Portal juga dilengkapi CCTV yang memantau aktivitas  jika mobil perusahaan mau melewati jalan tersebut harus menyesuaikan kapasitas sesuai standar badan jalan," tambahnya.

 

Agus menegaskan bahwa tidak ada larangan bagi siapapun untuk menggunakan jalur tersebut, namun setiap pengguna jalan wajib mematuhi peraturan yang berlaku.

 

"Sekali lagi ditegaskan tidak ada larangan melintasi jalan ini. Boleh melintas tetapi harus sesuai kelas jalan kabupaten yang dibangun. Jika tidak dibatasi nanti pemerintah  yang salah, jalan cepat hancur," tandasnya.

Komentar

Tampilkan

Terkini