Pekanbaru, 30 Oktober 2025 — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Riau sedang mematangkan sejumlah rekomendasi kebijakan ekonomi menyongsong Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas). Acara itu dipastikan akan dihadiri oleh Gubernur Riau serta Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag).
Menurut keterangan dari panitia Kadin Riau, rekomendasi ini dirancang sebagai masukan strategis kepada pemerintah pusat dan daerah. Fokus utama adalah memperkuat pertumbuhan ekonomi lokal melalui kolaborasi sektor swasta dan kebijakan publik yang pro-investasi dan pro-UMKM.
Ketua Kadin Riau menyampaikan bahwa Rapimnas akan menjadi forum penting untuk menyelaraskan program ekonomi daerah dengan agenda nasional. Kehadiran pejabat tingkat tinggi seperti Wamendag diharapkan membuka ruang dialog langsung bagi pelaku usaha dan pengambil kebijakan.
“Kita ingin rekomendasi yang dihasilkan bukan hanya bersifat simbolik, tapi bisa diimplementasikan oleh pemerintah maupun pelaku usaha,” ujar salah satu pengurus Kadin Riau.
Rekomendasi yang disiapkan mencakup beberapa isu pokok, antara lain: kemudahan regulasi investasi di Riau, peningkatan daya saing produk lokal, dukungan terhadap usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta upaya menciptakan iklim bisnis yang ramah investasi dan berkelanjutan.
Rapimnas sendiri menjadi momen strategis di mana Kadin dari berbagai provinsi akan merumuskan kebijakan kolektif untuk diajukan ke pemerintah pusat. Kadin Riau berharap hasil rapat akan membawa dampak nyata bagi sektor ekonomi di Riau, terutama dalam mempercepat pemulihan pasca pandemi, mendorong inovasi industri lokal, dan meningkatkan ekspor komoditas unggulan Riau.
Pihak penyelenggara juga mengonfirmasi bahwa persiapan administrasi dan materi pleno telah selesai, dan fokus kini terpusat pada finalize draf rekomendasi yang akan dipresentasikan selama Rapimnas.
Publik dan pelaku usaha menantikan hasil Rapimnas untuk melihat apakah rekomendasi Kadin Riau akan mampu diterima dan diimplementasikan oleh pemerintah pusat maupun daerah demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Riau.