Medan, 30 / 10 / 2025, — Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menegaskan bahwa kasus kecelakaan yang melibatkan salah satu anggotanya di depan Golden Tiger, Medan, ditangani secara transparan dan tegas. Langkah ini diambil sebagai wujud komitmen mereka dalam menjaga integritas institusi.
Menurut keterangan dari kepolisian setempat, proses penanganan kecelakaan sudah melalui prosedur internal. Polisi menyatakan bahwa meskipun pelaku merupakan bagian dari institusi, tindakan pelanggaran tetap dikawal sesuai aturan yang berlaku.
Kepala Polda Sumatera Utara menyebut bahwa seluruh laporan dan bukti terkait kecelakaan telah dikumpulkan. Ia menegaskan bahwa tidak ada perlakuan istimewa terhadap anggota yang terlibat, dan proses investigasi dilakukan sama seperti kasus publik lainnya.
Selain itu, pihak kepolisian berjanji akan membuka hasil investigasi kepada publik setelah mekanisme formalnya selesai. Transparansi ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga kepolisian.
Hingga saat ini, pihak yang terlibat masih menjalani pemeriksaan internal. Tidak ada indikasi penundaan atau intervensi dari pihak luar, menurut pernyataan resmi Polda.
Langkah Polda Sumut ini menuai tanggapan positif dari beberapa kalangan pengamat kepolisian dan masyarakat. Mereka mengapresiasi keterbukaan dan kesediaan kepolisian untuk diawasi publik, terlebih dalam kasus anggota sendiri.
Namun demikian, sejumlah pihak juga menunggu tindak lanjut lebih konkret berupa hasil pemeriksaan dan sanksi (jika ditemukan pelanggaran). Publik berharap bahwa kasus ini tidak berhenti pada pernyataan publik semata, melainkan dibuktikan melalui dokumen resmi dan laporan perkembangan yang dapat diakses warga.